English Club Mr. Heru

Ujian Speaking English Club STIKES ISFI, Ratusan Mahasiswa Tunjukkan Keberanian Berbahasa Inggris

17 January 2026 | Intan | 6 kali dilihat


Banjarmasin | STIKES ISFI NEWS. Suasana berbeda terasa di lingkungan STIKES ISFI Banjarmasin pada Sabtu (17/1/2026). Sejak pagi, ratusan mahasiswa tampak bergantian mengikuti Ujian Speaking Bahasa Inggris yang digelar melalui program English Club, sebuah program pengembangan soft skill yang digagas dan dijalankan oleh mahasiswa STIKES ISFI Banjarmasin.

Ujian speaking ini diikuti oleh sekitar 150 mahasiswa semester gasal dari program studi D III Farmasi dan S1 Farmasi Klinis dan Komunitas. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen kampus dalam membekali mahasiswa dengan kemampuan komunikasi internasional, khususnya penguasaan Bahasa Inggris yang relevan dengan dunia kefarmasian dan akademik global.

Kegiatan ujian ditutori langsung oleh Mr. Heru bersama tim, dengan pendekatan pembelajaran yang menekankan keberanian berbicara, kepercayaan diri, serta praktik langsung. Mahasiswa tidak hanya diuji secara formal, tetapi juga diarahkan untuk mengekspresikan gagasan secara bebas sesuai kemampuan masing-masing.

Salah satu peserta ujian, Rahmat Hidayat, mahasiswa Semester I D3 Farmasi, mengaku program English Club memberikan dampak nyata bagi dirinya.

Program ini sangat membantu saya sebagai mahasiswa untuk mempelajari bahasa Inggris. Saya jadi terbiasa menyampaikan kosa kata bahasa Inggris, tidak hanya untuk berbicara, tapi juga sangat membantu ketika membaca jurnal-jurnal farmasi yang menggunakan bahasa Inggris,” ujarnya.

Sementara itu, Mr. Heru menjelaskan bahwa strategi pembelajaran yang digunakan dalam ujian speaking kali ini menggabungkan konsep natural learning ability dan neurolinguistic programming. Menurutnya, kedua pendekatan tersebut tidak bisa dipisahkan dalam melatih kemampuan berbicara secara alami.

Kami melatih mahasiswa dengan metode yang sederhana, banyak drilling, membiasakan mereka berbicara secara bebas sesuai kemampuan masing-masing. Ketika mereka mulai menyukai bahasa Inggris, praktik jadi lebih mudah. Hasilnya hari ini luar biasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa perbedaan kemampuan mahasiswa dalam satu kelas justru diatasi dengan pendekatan yang sama.

Yang sudah bisa akan semakin bisa, yang belum bisa akan ikut terpancing. Dengan drilling dan pembiasaan, mereka pelan-pelan berani dan mau mencoba,” jelasnya.

Menurut Mr. Heru, ujian speaking seperti ini menjadi pemicu motivasi yang kuat bagi mahasiswa. Dengan tugas yang jelas, sederhana, dan terkontrol, mahasiswa terdorong untuk berlatih tanpa merasa terbebani di tengah padatnya mata kuliah.

Menariknya, meski kegiatan dilaksanakan pada akhir pekan, antusiasme mahasiswa tetap tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang menyenangkan dan terarah mampu menjaga semangat belajar mahasiswa, sekaligus memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar kampus.

Melalui kegiatan ini, STIKES ISFI Banjarmasin menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan kefarmasian, tetapi juga memiliki kemampuan Bahasa Inggris sebagai bekal penting untuk membaca literatur ilmiah, berkomunikasi profesional, dan bersaing di tingkat nasional maupun global.(wps2026)


Berita Lainnya


Diskusi Kritis dan Game Edukatif Warnai Sosialisasi STIKES ISFI di SMAN 7 Barabai

17 January 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

Isra Mi’raj: Risalah Langit tentang Shalat dan Martabat Kemanusiaan

16 January 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

Cahaya di Atas Cahaya: Menjemput Mi’raj dalam Sujud Kita

16 January 2026 | Intan

Baca Selengkapnya