Kegiatan Dosen

Apoteker Tanggap Bencana

07 January 2019 | Aisyah | 2.113 kali dilihat


Banjarbaru (05/01) Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana (Pusdiklat PB-BNPB)didukung oleh PD IAI (IkatanApoteker Indonesia)  KalSel dan STIKES Borneo Lestari Banjarbaru menyelenggarakan Apoteker Tanggapan Bencana “ Pelatihan Tanggap Darurat dan Manajemen Logistikâ€ÂÂÂ. Salah satu dosen Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin ( Rakhmadhan Niah, M.Farm., Apt) menjadi salah satu peserta dipelatihan tersebut. Hal tersebut bertujuan agar kami sebagai tenaga pendidik bias membekali mahasiswa aktif dalam penanggulangan bencana, yang bias dicerminkan dan diajarkan dalam pelajaran dikampus, khususnya yang terkait penanggulangan bencana. Kegiatan ini juga menjadi bekal dosen untuk member bekal pelatihan kepada mahasiswa Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin ketika mejadi relawan. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 05 Januari 2019 bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan BorLes, Kemuning, Banjar Baru Sel., Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan, diikuti sejumlah 30 orang peserta yang berasal dari peserta umum dan apoteker. Persentasi disampaiakan oleh Hasan Baseri, M.I. Kom., KASUBID LOGISTIK dan S. Dinarja BPBD PROP KALSEL bahwa Pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan bagi para peserta dibidang Manajemen Logistik dan Peralatan. Pelatihan ini dibuka oleh Kepala BPBD KalSel dan PD IAI Kal Sel dalam sambutannya beliau menyampaikan peningkatan kapasitas pada bidang manajemen logistik dan peralatan pada saat sebelum bencana sangat penting untuk membekali para pelaku Penanggulangan Bencana dalam menjalankan tugas. Kedepan,diharapkan pelatihan dapat disampaikan pada semua pihak yang bergerak pada Penanggulangan Bencana, baik pemerintah, masyarakat umum dan Apoteker. Pelatihan ini diutamakan untuk menggerakan Apoteker muda dan Masyarakat sebagai relawan saat penanggulangan bencana di Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan. Hal tersebut dikarenakan, berdasarkan relawan-relawan yang terfokus dibidang kesehatan, terutama obat-obatan (PelayananKefarmasian) darurat, masih sedikit tenaga kefarmasian yang berperan aktif sebagai relawan tersebut. Pelatihan ini diharapkan menjadi motivasi para tenaga kefarmasian dan masyarakat umum sebagai relawan tanggap bencana. Selain itu, mereka menjadi lebih terbekali sehingga lebih cepat tanggap saat dilapangan. Dengan diselenggarakannya pelatihan ini diharapkan dapat membantu penanggulangan bencana alam dan non alam lebih baik lagi.

Berita Lainnya


Dosen STIKES ISFI Banjarmasin Ikuti Monitoring dan Evaluasi Workshop In-Camp Batch-4 Kemdiktisaintek

Tangerang Selatan | STIKES ISFI News. Dosen STIKES ISFI Banjarmasin,…

26 October 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

STIKES ISFI Banjarmasin Berpartisipasi dalam Rakernas APDFI 2026, Perkuat Transformasi Pendidikan Vokasi Farmasi

Makassar | STIKES ISFI News. STIKES ISFI Banjarmasin berpartisipasi dalam…

24 October 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

AKASENA Leadership Camp 2026, STIKES ISFI Banjarmasin Bekali Mahasiswa Baru dengan Jiwa Kepemimpinan

Banjarmasin | STIKES ISFI News. Membentuk pemimpin tidak cukup hanya…

19 October 2026 | Intan

Baca Selengkapnya