Akademik Kegiatan Dosen Pengembangan SDM

Tingkatkan Kualitas Evaluasi Akademik, Delegasi Dosen Ikuti Workshop Penguji OSCE di Depok

22 January 2026 | Intan | 7 kali dilihat


Depok | STIKES ISFI Banjarmasin. STIKES ISFI Banjarmasin terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga mutu pendidikan tinggi kesehatan. Sebagai langkah strategis memperkuat Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) yang baru saja dibuka, tiga dosen delegasi STIKES ISFI Banjarmasin mengikuti Pelatihan Penguji Objective Structured Clinical Examination (OSCE) di Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (UI) pada 9–10 Januari 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) UI, Depok ini, diikuti oleh tiga dosen tetap STIKES ISFI Banjarmasin, yaitu Ibu Dwi Rizki Febrianti, Bapak Muhammad Hafizh Abiyyu Fathin Fawwazi, dan Bapak Riza Alfian. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari misi besar kampus dalam melakukan transformasi evaluasi kompetensi klinik yang terstandarisasi secara nasional.

Selama dua hari penuh, para delegasi dibekali dengan kurikulum pelatihan yang intensif. Materi yang dipelajari mencakup penguatan konsep OSCE sebagai metode uji kompetensi yang paling objektif saat ini. Selain itu, para dosen juga dilatih dalam penyusunan blueprint dan butir soal, pemahaman mendalam mengenai tanggung jawab penguji, hingga penerapan standard setting untuk menjamin akuntabilitas nilai.

Tidak hanya sebatas teori, para dosen juga melakukan praktik dan simulasi pelaksanaan OSCE secara langsung. Hal ini bertujuan agar saat diimplementasikan di STIKES ISFI Banjarmasin nanti, ujian yang dilaksanakan benar-benar bersifat valid dan mampu mengukur kompetensi klinis mahasiswa secara akurat.

Pelatihan ini memiliki nilai urgensi yang sangat tinggi bagi STIKES ISFI Banjarmasin. Mengingat institusi ini baru saja membuka Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA), ketersediaan penguji yang tersertifikasi dan kompeten menjadi syarat mutlak dalam menjaga kualitas lulusan.

Ketua Program Studi PSPPA STIKES ISFI Banjarmasin mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan persiapan krusial sebelum meluluskan angkatan pertama apoteker dari kampus ini.

"Pelatihan Penguji OSCE ini sangat strategis untuk mendukung kesiapan PSPPA STIKES ISFI Banjarmasin. Dengan dosen yang memiliki kompetensi sebagai penguji berstandar nasional, kami optimis dapat menyelenggarakan pendidikan profesi apoteker yang bermutu, akuntabel, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah," jelasnya.

Metode OSCE sendiri merupakan standar emas dalam penilaian kompetensi tenaga kesehatan di seluruh dunia. Dengan mengirimkan tenaga pendidiknya ke institusi terbaik seperti UI, STIKES ISFI Banjarmasin menegaskan posisinya sebagai institusi yang tidak main-main dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lulusan apoteker yang tidak hanya memiliki pengetahuan teori yang luas, tetapi juga keterampilan praktis dan klinis yang profesional, sehingga siap memberikan layanan kefarmasian terbaik dan mampu bersaing di pasar kerja global.(wps2026)

info pendaftaran PMB & PSPPA:
https://pmb.stikes-isfi.ac.id/isfi/pmb
https://psppa.stikes-isfi.ac.id/


Berita Lainnya


Pilar Utama Kemajuan Kampus, STIKES ISFI Banjarmasin Muliakan Pengabdian Dosen Selama 10 Tahun

22 January 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

Membangun Mental Kompetitif: Mahasiswa Farmasi Gembleng Kreativitas dalam Forum Review PKM Nasional

22 January 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

Perkuat Peran Dosen Pendamping, STIKES ISFI Banjarmasin Bidik Prestasi Tembus PIMNAS 2026

21 January 2026 | Intan

Baca Selengkapnya