iradio uppm sehati

Berbuka Dengan yang Manis? Kenapa Tidak?

14 April 2023 | Aulia Rahim | 711 kali dilihat


Berbuka Dengan yang Manis? Kenapa Tidak?

Pengabdian masyarakat STIKES ISFI Banjarmasin bekerja sama dengan IRadio mengadakan siaran tentang sehat bareng IRadio dengan judul menu berbuka disarankan yang manis, kenapa? Dengan narasumber dosen STIKES ISFI Banjarmasin, Siska Musiam, M.Si.

“Kita harus memahami terlebih dahulu yang terjadi dalam tubuh saat berpuasa, puasa dari pagi hingga sore, metabolisme tubuh akan terjadi berbagai perubahan dari koleterol, trigliserida, LDL, dan HDL”, tutur Siska mengawali perbincangan.

Orang yang berpuasa rentan mengalami hipoglikemia yakni penurunan kadar gula dalam darah. Dengan berbagai gejala antara lain: lapar, mudah marah, sulit konsentrasi, kesemutan, lelah, gemetar, mengigil, pucat, keringat dingin, jantung berdebar. Karena kita kekurangan gula dalam darah, maka disarankan untuk berbuka dengan yang manis-manis, tetapi tidak disarankan semua makanan saat berbuka manis-manis, juga harus diimbangi dengan yang lainnya.

Apakah yang terjadi setelah kita mengkonsumsi makanan dan minuman manis saat berbuka? Bagaimanakah cara mengembalikan energi saat berbuka? Apa saja jenis makanan manis yang tepat untuk berbuka? Temukan jawabannya pada https://s.id/iradiomanis. (A.R)

Berita Lainnya


Tahun Baru, Harapan Baru: PSPPA STIKES ISFI Banjarmasin Siap Cetak Apoteker Unggul di 2026

02 January 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

Menata Karier Dosen, Menguji Keadilan dan Kesejahteraan : Catatan Kritis Permendiktisaintek 52 Tahun 2025

01 January 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

Menutup Tahun dengan Tafakur, Membuka Esok dengan Doa

31 December 2025 | Intan

Baca Selengkapnya