Kupas Ilmu di Balik Kulit Awet Muda, Siaran Sehati iSwara 90.1 FM Hadirkan Edukasi Anti-Aging
27 April 2026 | Intan | 291 kali dilihat
Banjarmasin | STIKES ISFI News. Komitmen dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh STIKES ISFI Banjarmasin melalui kolaborasi bersama iSwara Banjarmasin 90.1 FM dalam program Siaran Sehati (Sehat Bersama iSwara). Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (22/4/2026) ini mengangkat tema “Cosmeceutical dan Anti-Aging: Ilmu di Balik Kulit Awet Muda.”
Melalui siaran edukatif yang disiarkan melalui gelombang radio 90.1 FM, masyarakat diajak memahami penggunaan produk perawatan kulit secara lebih ilmiah dan rasional, terutama di tengah meningkatnya tren penggunaan skincare di berbagai kalangan.
Narasumber kegiatan, apt. Nur Ainah, M.Farm, dosen STIKES ISFI Banjarmasin, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat tentang produk cosmeceutical dan anti-aging yang aman serta efektif digunakan.
“Melalui siaran ini diharapkan masyarakat mampu memahami perbedaan antara kosmetik biasa dan cosmeceutical, menggunakan produk secara tepat sesuai kebutuhan kulit, serta menghindari produk yang tidak jelas keamanan dan legalitasnya,” jelasnya.
Dalam pemaparannya, masyarakat diberikan pemahaman mengenai konsep dasar cosmeceutical sebagai produk kosmetik yang mengandung bahan aktif dengan efek biologis pada kulit. Beberapa kandungan aktif yang umum ditemukan dalam produk anti-aging turut dijelaskan, di antaranya retinol, vitamin C, AHA/BHA, niacinamide, serta peptida. Bahan-bahan tersebut diketahui berperan dalam memperlambat proses penuaan kulit melalui peningkatan regenerasi sel serta produksi kolagen.
Selain manfaat, aspek keamanan juga menjadi perhatian utama dalam materi yang disampaikan. Masyarakat diimbau untuk memastikan setiap produk yang digunakan memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), memahami jenis kulit masing-masing, serta menghindari penggunaan produk secara berlebihan atau tanpa pemahaman yang memadai. Edukasi ini penting untuk mencegah efek samping seperti iritasi, purging, hingga fotosensitivitas pada kulit.
Topik cosmeceutical dan anti-aging dinilai sangat relevan di era saat ini, mengingat meningkatnya minat masyarakat terhadap produk perawatan kulit, khususnya di kalangan remaja dan dewasa muda. Selain itu, paparan faktor eksternal seperti sinar ultraviolet (UV), polusi lingkungan, serta gaya hidup yang kurang sehat turut mempercepat proses penuaan kulit, sehingga edukasi berbasis ilmiah menjadi semakin penting.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat menjadi lebih cerdas dan kritis dalam memilih produk skincare, serta tidak mudah terpengaruh oleh tren atau klaim berlebihan yang belum tentu terbukti secara ilmiah. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat mencapai kesehatan kulit yang optimal, bukan sekadar memenuhi kebutuhan estetika semata.
Ke depan, STIKES ISFI Banjarmasin berharap kolaborasi bersama iSwara Banjarmasin 90.1 FM melalui program Siaran Sehati dapat terus berlanjut sebagai media edukasi kesehatan yang informatif, terpercaya, dan mudah diakses oleh masyarakat luas. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata peran institusi pendidikan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui penyebaran informasi yang berbasis ilmu pengetahuan.(wps2026)
info pendaftaran PMB & PSPPA:
https://pmb.stikes-isfi.ac.id/isfi/pmb
https://psppa.stikes-isfi.ac.id/