Renewable Natural Products untuk Farmasi Modern, Kuliah Tamu STIKES ISFI Hadirkan Prof. Nursamsiar
21 April 2026 | Intan | 249 kali dilihat
Banjarmasin | STIKES ISFI News. STIKES ISFI Banjarmasin kembali memperkuat wawasan mahasiswanya terhadap tren ilmu kefarmasian global dengan menggelar kuliah tamu bertajuk “Renewable Natural Products for Modern Pharmacy: Inovasi Kimia Bahan Alam untuk Masa Depan Kesehatan”. Agenda yang berlangsung di Aula 1 kampus STIKES ISFI pada Selasa (21/4/2026) ini menghadirkan pakar kimia bahan alam sekaligus Rektor Universitas Almarisah Madani, Prof. Dr. Nursamsiar, S.Si., M.Si.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua STIKES ISFI Banjarmasin, apt. Erna Prihandiwati, S.F., M.Farm. Dalam sambutannya, Erna menyampaikan apresiasi mendalam atas kembalinya Prof. Nursamsiar untuk berbagi kepakaran di lingkungan STIKES ISFI. Ia menegaskan bahwa kehadiran praktisi dan akademisi senior sangat krusial untuk memacu lahirnya inovasi berbasis bahan alam, yang saat ini menjadi pilar penting bagi masa depan industri kesehatan.
Memasuki sesi inti yang dipandu oleh apt. Nordin, M.Farm, Prof. Nursamsiar memaparkan potensi besar kekayaan hayati sebagai sumber pengembangan obat modern yang berkelanjutan. Ia menjelaskan secara mendalam mengenai peran metabolit primer dan sekunder dalam mendukung fungsi biologis manusia. Menariknya, ia juga menyoroti pergeseran tren farmasi dunia yang mulai meninggalkan bahan sintetis dan beralih ke bahan alam terbarukan karena dianggap lebih ramah lingkungan dan memiliki biokompatibilitas yang lebih baik.
Di hadapan mahasiswa Program Studi DIII Farmasi serta S1 Farmasi Klinis dan Komunitas angkatan 2024, Prof. Nursamsiar menguraikan alur pemanfaatan bahan alam secara sistematis. Proses tersebut dimulai dari tahapan krusial skrining bahan alam, isolasi serta identifikasi senyawa bioaktif, hingga pengujian aktivitas biologis. Penjelasan kemudian bermuara pada pengembangan formulasi sediaan farmasi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aman dan efektif untuk digunakan dalam sistem pelayanan kesehatan modern.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi interaktif, di mana para mahasiswa menggali lebih dalam mengenai tantangan dan peluang riset bahan alam di Indonesia. Diskusi yang dinamis ini menunjukkan ketertarikan tinggi generasi muda farmasis terhadap pemanfaatan kekayaan lokal dalam menjawab tantangan kesehatan masa depan.
Melalui kegiatan ini, STIKES ISFI Banjarmasin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga memotivasi mereka untuk menjadi inovator yang mampu mengubah bahan alam menjadi solusi kesehatan yang berdampak luas bagi masyarakat.(wps2026)
info pendaftaran PMB & PSPPA:
https://pmb.stikes-isfi.ac.id/isfi/pmb
https://psppa.stikes-isfi.ac.id/