Jamin Mutu PKPA, PSPPA STIKES ISFI Banjarmasin Gandeng Preseptor RS, Puskesmas, hingga Distribusi
30 March 2026 | Intan | 75 kali dilihat
Banjarmasin | STIKES ISFI News. Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) STIKES ISFI Banjarmasin terus mematangkan kesiapan pelaksanaan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) perdana melalui kegiatan Persamaan Persepsi Preseptor, Senin (30/3/2026). Bertempat di Ruang Auditorium, forum ini mempertemukan pengelola program studi dengan para pembimbing lapangan (preseptor) dari berbagai mitra strategis, baik yang hadir secara tatap muka (offline) maupun virtual (online).
Peserta yang hadir mencakup para praktisi dari berbagai wahana praktik, mulai dari pusat pelayanan primer seperti Puskesmas 9 Nopember, Cempaka Putih, hingga Kelayan Dalam. Dari sektor rumah sakit, hadir perwakilan dari RSUD Ulin Banjarmasin, sementara sektor distribusi diwakili oleh PT Surya Borneo Farmalab, PT Millenium Pharmacon International Tbk, dan PT Tri Sapta. Tak ketinggalan, jaringan Apotek Kimia Farma serta apotek mitra lainnya turut memperkuat barisan preseptor dalam diskusi ini.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua STIKES ISFI Banjarmasin yang menekankan betapa vitalnya peran seorang preseptor sebagai role model bagi mahasiswa di lapangan. Beliau menyatakan bahwa keberhasilan PKPA sangat bergantung pada kesamaan pemahaman antara apa yang diajarkan di kampus dengan apa yang dipraktikkan di wahana kerja.
Melanjutkan agenda tersebut, Koordinator Program Studi PSPPA memaparkan secara komprehensif mengenai Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), mekanisme bimbingan, hingga sistem evaluasi yang akan diterapkan. Hal ini dilakukan agar setiap mahasiswa mendapatkan standar pengalaman yang seragam, meskipun berada di wahana praktik yang berbeda-beda.
Memasuki sesi utama, forum berkembang menjadi diskusi interaktif yang sangat produktif. Para preseptor, seperti apt. Luluk Purwatini, S.Farm. dari RSUD Ulin dan apt. Fatthul Jannah, S.Si. dari Puskesmas Cempaka Putih, serta rekan-rekan preseptor dari sektor distribusi dan apotek, memberikan berbagai masukan berharga. Masukan tersebut mencakup tantangan riil di lapangan hingga strategi komunikasi yang perlu ditekankan kepada mahasiswa agar mereka lebih adaptif terhadap dinamika pelayanan kesehatan saat ini.
Melalui kegiatan Persamaan Persepsi ini, PSPPA STIKES ISFI Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem pendidikan profesi yang responsif dan terstandardisasi. Sinergi erat antara institusi pendidikan dan wahana praktik diharapkan mampu melahirkan lulusan apoteker yang kompeten, memiliki integritas tinggi, dan siap berkontribusi nyata dalam sistem kesehatan nasional maupun global.(wps2026)
info pendaftaran PMB & PSPPA:
https://pmb.stikes-isfi.ac.id/isfi/pmb
https://psppa.stikes-isfi.ac.id/