Refleksi Ramadhan STIKES ISFI: Menemukan Jati Diri Melalui Kemandirian Menebar Kebaikan
26 February 2026 | Intan | 161 kali dilihat
Banjarmasin | STIKES ISFI News. Di tengah kesibukan akademik, nuansa hangat dan religius menyelimuti Aula 1 STIKES ISFI Banjarmasin pada Kamis sore (26/2/2026). Civitas akademika berkumpul dalam agenda Tausiyah Rutin Ramadhan untuk menimba ilmu dan mempertebal spiritualitas, sebuah tradisi yang terus dijaga untuk menjaga keseimbangan antara intelektualitas dan moralitas.
Acara yang dipandu oleh Intan, Amd.Kom ini berlangsung khidmat, dibuka dengan lantunan saritilawah yang syahdu oleh apt. Senya Puteri Amelia, M.Farm., serta pembacaan doa yang dipimpin oleh apt. Muhammad Faqih, M.Farm. Kehadiran jajaran pimpinan menunjukkan komitmen kampus dalam membangun lingkungan kerja yang berbasis nilai-nilai ketuhanan.
Puncak acara diisi oleh tausiyah inspiratif dari Ustadz Zulfakar Tantawi. Dalam penyampaiannya yang bernas, beliau menekankan bahwa jati diri sejati seseorang tecermin dari keberaniannya memulai kebaikan tanpa harus menunggu stimulus dari luar. Beliau berpesan bahwa setiap individu harus berbuat baik kepada diri sendiri dan sesama tanpa syarat, karena jika seseorang masih menunggu perlakuan baik orang lain untuk memulai aksinya, maka ia sejatinya belum memiliki jati diri yang kokoh.
Lebih lanjut, Ustadz Zulfakar mengingatkan bahwa kehidupan dunia hanyalah persinggahan sementara yang menuntut tanggung jawab personal. Menurutnya, kelak di akhirat yang akan dimintai pertanggungjawaban adalah murni atas apa yang kita lakukan, bukan atas apa yang dilakukan orang lain kepada kita. Oleh karena itu, beliau mendorong seluruh jamaah untuk menjadi pribadi yang paling bermanfaat bagi sesama, sebab Allah tidak akan pernah mengecewakan hamba-Nya yang berani menjadi garda terdepan dalam menebar kemaslahatan.
Menjelang penutupan acara, suasana semakin khidmat dengan refleksi dari jajaran pimpinan kampus. Ketua Senat STIKES ISFI Banjarmasin, apt. Yugo Susanto, S.Si., M.Pd., M.Farm., memberikan catatan penting bahwa tausiyah ini harus menjadi pemantik perubahan perilaku. Beliau berharap nilai-nilai kebaikan yang didapatkan dapat dibawa dan diterapkan sedikit demi sedikit, karena konsistensi dalam hal kecil sekalipun akan memberikan dampak kolektif yang mampu membawa keberkahan bagi seluruh institusi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua STIKES ISFI Banjarmasin, apt. Erna Prihandiwati, S.F., M.Farm., mengajak seluruh civitas untuk menjadikan bulan suci ini sebagai ajang kompetisi dalam kebaikan. Beliau menekankan bahwa esensi kebaikan yang paling hakiki adalah ketika manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh orang lain. Bagi beliau, keberkahan nyata yang dicari oleh seluruh civitas akademika adalah saat aktivitas mereka di kampus mampu memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama, membawa harapan agar seluruh civitas akademika STIKES ISFI Banjarmasin mampu bertransformasi menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, dan senantiasa menjadi sumber keberkahan di mana pun mereka berada.(wps2026)
info pendaftaran PMB & PSPPA:
https://pmb.stikes-isfi.ac.id/isfi/pmb
https://psppa.stikes-isfi.ac.id/