Akademik Profesi Apoteker

Siap Cetak Leader Farmasi, PSPPA STIKES ISFI Sinkronkan Persepsi Bersama Praktisi Lintas Sektor

25 February 2026 | Intan | 151 kali dilihat


Banjarmasin | STIKES ISFI News. STIKES ISFI Banjarmasin kembali melakukan gebrakan dalam menjaga mutu pendidikan profesi. Tak tanggung-tanggung, jajaran praktisi "kelas berat" dari berbagai sektor pelayanan kesehatan di Kalimantan Selatan berkumpul dalam agenda Persamaan Persepsi Perkuliahan Blok Manajemen Farmasi untuk angkatan perdana PSPPA, Selasa (24/2/2026). Pertemuan strategis ini memastikan bahwa kurikulum yang diajarkan di kampus benar-benar selaras dengan realitas dan dinamika di lapangan kerja.

Kehadiran para narasumber papan atas dalam diskusi ini menjadi bukti keseriusan STIKES ISFI dalam mencetak apoteker siap pakai. Diskusi ini diperkaya oleh perspektif strategis dari apt. Surya Wahyudi, S.Si., M.M., C.Herb., Akp, selaku Ketua Umum HISFARMA IAI Pusat, serta wawasan kebijakan dari apt. H. Rony, S.Farm., M.M, yang hadir sebagai Ketua PC IAI Kota Banjarmasin sekaligus praktisi puskesmas. Sisi manajerial publik diperkuat oleh kehadiran apt. Yohana Rusnayuda, S.Si.,M.M, dari UPTD Gudang Farmasi Dinkes Banjarmasin, sementara aspek klinis dan ritel dibedah langsung oleh apt. Luluk Purwatini, S.Farm dari RSUD Ulin Banjarmasin dan apt. Gema Yulan Dahnis, S.Farm., M.M, dari jaringan Kimia Farma. Tak ketinggalan, apt. Guntur Kurniawan, B.Sc., Pharm.D, turut memberikan pandangan dari sudut pandang akademisi sekaligus praktisi apotek.

Ketua STIKES ISFI Banjarmasin, Ibu apt. Erna Prihandiwati, S.F., M.Farm., menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh hanya menjadi "raja teori". Beliau menekankan bahwa kolaborasi erat dengan para pakar ini adalah kunci utama agar lulusan memiliki mental manajerial yang tangguh dan mampu beradaptasi dengan tantangan dunia kerja yang kian kompleks.

Dalam sesi pemaparan, Koordinator PSPPA mengupas tuntas desain pembelajaran Blok Manajemen Farmasi yang mengusung pendekatan Case-Based Learning. Melalui metode ini, mahasiswa akan dihadapkan pada studi kasus nyata, integrasi pengalaman lapangan, hingga evaluasi ketat yang menekankan pada kemampuan pengambilan keputusan secara cepat dan tepat. Diskusi berlangsung dinamis saat para praktisi memberikan masukan konstruktif terkait relevansi materi dan penekanan pada aspek etika profesi.

Menjelang akhir acara, Ketua Yayasan bapak apt. Yugo Susanto, S.Si., M.Pd., M.Farm., menyapa dan memberikan apresiasi tinggi kepada para sejawat apoteker se-Kalimantan yang hadir. Beliau menegaskan bahwa sinergi ini merupakan tanggung jawab kolektif untuk memajukan profesi apoteker di tanah Banua. Dengan langkah ini, STIKES ISFI Banjarmasin membuktikan komitmennya menghadirkan pendidikan profesi yang kontekstual, berbasis praktik nyata, dan siap mencetak pemimpin masa depan di berbagai fasilitas kesehatan.(wps2026)

info pendaftaran PMB & PSPPA:
https://pmb.stikes-isfi.ac.id/isfi/pmb
https://psppa.stikes-isfi.ac.id/


Berita Lainnya


STIKES ISFI Banjarmasin Perkuat Soft Skill Peneliti Muda melalui workshop laboratorium

13 March 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

Perkuat Nilai Spiritual di Bulan Suci, Civitas STIKES ISFI Banjarmasin gelar Tausiyah Rutin

12 March 2026 | Intan

Baca Selengkapnya

Berbagi Kebahagiaan Menuju Kemenangan: STIKES ISFI Banjarmasin Salurkan THR dan Hampers bagi Seluruh Civitas Akademika

12 March 2026 | Intan

Baca Selengkapnya