Monev Internal Dorong Peningkatan Mutu Penelitian Hibah DPPM 2026
25 September 2026 | Intan | 4 kali dilihat
Banjarmasin | STIKES ISFI News. Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM) STIKES ISFI Banjarmasin melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Penelitian Hibah DPPM Tahun Anggaran 2026 di Auditorium STIKES ISFI Banjarmasin, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh tim peneliti penerima pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Monev mencakup tiga skema penelitian, yaitu Penelitian Dosen Pemula (PDP), Penelitian Fundamental–Reguler (PFR), dan Penelitian Kerjasama Antar Perguruan Tinggi (PKPT).
Monev bertujuan untuk melihat perkembangan penelitian sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai dengan usulan yang telah didanai. Dalam kegiatan ini, enam tim peneliti memaparkan laporan kemajuan penelitian di hadapan reviewer, Prof. Dr. Achmad Jaelani, S.Pt., M.Si. Setiap tim diberikan waktu presentasi maksimal 10 menit, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab selama maksimal 15 menit.
Enam penelitian yang dipresentasikan terdiri atas penelitian apt. Dwi Rizki Febrianti, S.Farm., M.Farm. dengan skema PFR tentang pengembangan daun sepat (Mitragyna speciosa) sebagai obat herbal terstandar antidiabetes; penelitian Dr. apt. Riza Alfian, S.Farm., M.Sc. dengan skema PFR mengenai model asuhan kefarmasian terintegrasi media sosial untuk pasien diabetes melitus; serta penelitian apt. Eka Kumalasari, S.Farm., M.Farm. melalui skema PKPT bersama Universitas Ahmad Dahlan mengenai potensi biodiversitas dadangkak (Hydrolea spinosa L.) sebagai antidiabetes.
Selain itu, terdapat penelitian Senya Puteri Amalia, S.Farm., M.Farm. dengan skema PDP mengenai daun sungkai sebagai kandidat obat herbal terstandar antikanker; penelitian Farida Istiqamah, S.Farm., M.Farm. dengan skema PDP mengenai ekstrak batang Arcangelisia flava sebagai kandidat afrodisiaka herbal; serta penelitian apt. Anshar Timur Samudra, S.Farm., M.Farm. dengan skema PDP mengenai intervensi reminder edukasi berbasis WhatsApp untuk meningkatkan hemoglobin dan kepatuhan ibu hamil di Puskesmas Sungai Mesa Banjarmasin.
Dalam proses evaluasi, reviewer menilai beberapa aspek, meliputi capaian luaran wajib, kesesuaian pelaksanaan dengan usulan penelitian, potensi keberlanjutan hasil penelitian, Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT), serta persentase serapan anggaran.
Ketua UPPM STIKES ISFI Banjarmasin, apt. Tedi Rustandi, M.Farm., menyampaikan bahwa monev internal menjadi bagian dari upaya penjaminan mutu penelitian di tingkat institusi. Menurutnya, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan penelitian yang didanai berjalan sesuai rencana, menghasilkan luaran yang telah ditargetkan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pengembangan ilmu kefarmasian.
Hasil monev selanjutnya menjadi bahan evaluasi internal sekaligus masukan bagi para peneliti untuk menyempurnakan pelaksanaan penelitian hingga akhir periode pendanaan.
Melalui kegiatan ini, STIKES ISFI Banjarmasin terus mendorong peningkatan mutu dan produktivitas penelitian dosen, khususnya penelitian yang berkaitan dengan kemandirian bahan baku obat berbasis sumber daya lokal Kalimantan serta pengembangan pelayanan kefarmasian.(wps2026)
info pendaftaran PMB & PSPPA:
https://pmb.stikes-isfi.ac.id/isfi/pmb
https://psppa.stikes-isfi.ac.id/