Satu Tubuh dalam Islam, Pesan Ustadz Zulafakar untuk Pererat Kebersamaan di Lingkungan Kampus
18 July 2026 | Intan | 206 kali dilihat
Banjarmasin | STIKES ISFI News. Seluruh sivitas akademika STIKES ISFI Banjarmasin mengikuti tausiyah Jumat yang disampaikan oleh Ustadz Zulafakar Ali Tantawi, Lc. di Ruang 1 STIKES ISFI Banjarmasin, Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus mempererat ukhuwah di lingkungan kampus.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Zulafakar menyampaikan bahwa banyak kewajiban dalam Islam yang akan lebih mudah dilaksanakan apabila dikerjakan secara bersama-sama. Salah satu contohnya adalah salat berjamaah yang mengajarkan pentingnya kebersamaan dan persatuan dalam menjalankan ibadah. Menurutnya, semangat saling membantu dan bekerja sama merupakan bagian dari implementasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau kemudian mengingatkan pesan Rasulullah SAW tentang pentingnya persatuan umat. Rasulullah menggambarkan orang-orang beriman layaknya sebuah bangunan yang saling menguatkan satu sama lain. Nilai tersebut sejalan dengan semangat persatuan yang dikenal luas dalam kehidupan bermasyarakat, yakni "bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh."
Lebih lanjut, Ustadz Zulafakar menjelaskan bahwa indikator yang mampu menyatukan umat adalah hablullah, yakni hubungan yang kuat dengan Allah SWT. Menurutnya, ketika setiap muslim menjadikan ajaran Allah sebagai pegangan hidup, maka persatuan akan lebih mudah terbangun meskipun terdapat berbagai perbedaan.
Ia juga menekankan bahwa seorang muslim yang baik adalah pribadi yang selalu berupaya mencari titik persamaan dan mempererat kebersamaan, bukan mencari perbedaan yang dapat memecah persatuan. Sikap saling mengasihi, menyayangi, dan peduli terhadap sesama menjadi wujud nyata dari ukhuwah Islamiyah yang diajarkan Rasulullah SAW.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Zulafakar turut mengutip hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa sesama muslim ibarat satu tubuh. Apabila salah satu anggota tubuh merasakan sakit, maka anggota tubuh lainnya turut merasakan dan memberikan dukungan. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari kehidupan seorang muslim.
Menutup tausiyahnya, Ustadz Zulafakar mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa Islam dibangun di atas lima rukun, yaitu syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji. Kelima rukun tersebut menjadi fondasi utama dalam membentuk pribadi muslim yang beriman sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Melalui tausiyah Jumat ini, diharapkan seluruh sivitas akademika STIKES ISFI Banjarmasin dapat semakin mempererat ukhuwah, menjaga persatuan, serta mengamalkan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam menjalankan aktivitas akademik maupun pengabdian kepada masyarakat.(intn2026)
info pendaftaran PMB & PSPPA:
https://pmb.stikes-isfi.ac.id/isfi/pmb
https://psppa.stikes-isfi.ac.id/